Kamis, 27 Februari 2014

Pascal - Pemrograman Mudah Untuk Pemula

Pascal Programming
Sobat tahu Blaise Pascal? Dia adalah seorang Matematikawan asal Perancis. Apakah dia pembuat
Niklau Wirth - Pembuat Bahasa Pemrograman Pascal
http://en.wikipedia.org/wiki/Niklaus_Wirth
bahasa yang namanya sama dengan dirinya ini? Tidak. Bahasa pemrograman Pascal diciptakan oleh seorang profesor asal Swiss bernama Niklaus Wirth. Kenapa bahasa ini dinamakan Pascal? It doesn't matter, OK. Bahasa Pascal merupakan pengembangan dari bahasa pemgrograman Algol W (turunan Algol 60) yang juga merupakan bahasa yang dirancang Prof. Wirth dkk. Tidak tahu apa itu bahasa Algol W? Tidak apa-apa, mungkin lain kali.

Jika kamu sedang ingin menekuni dunia pemrograman dan kamu memulainya dari nol. Lalu kamu masih kesulitan menemukan konsep pemrograman dan ingin belajar, bahasa Pascal sengaja dirancang oleh Prof. Wirth untuk membantu mahasiswanya memahami konsep pemrograman komputer. Jadi, sesuai judulnya, Pascal merupakan pemrograman mudah sebagai awal untuk memahami konsep pemrograman. Ingat ya, konsep! Jika sudah menguasai konsep, maka kamu akan mudah untuk mempelajari bahasa pemrograman apapun.

Concept First

Ada beberapa versi dari Pascal, yaitu ada Turbo Pascal, Ms Pascal, UCSD dan yang saya gunakan yaitu Free Pascal. Apa sih bedanya? Bedanya tidak jauh, hanya sedikit perbedaan dalam sintaks. Pascal yang akan dibahas pada blog ini adalah Free Pascal. Kenapa saya memilih Free Pascal, karena lebih praktis dan mudah digunakan dibanding Turbo Pascal yang pernah saya coba.

Free Pascal


Mengapa Pascal mudah?

Berikut ini deskripsi tentang Pascal.

Perintah-perintah dalam pemrograman Pascal merupakan perintah-perintah standar dan tidak terlalu banyak. Sehingga, kamu tidak perlu banyak-banyak mengingat perintah-perintahnya. Nah, dari kelebihannya yang satu ini, timbul kelemahan, yaitu bahasa Pascal tidak bisa digunakan untuk membuat program-program besar, karena keterbatasan perintahnya.

Tipe-tipe data standar pada Pascal sudah lengkap, seperti integer, boolean, string, dll. Untuk apa tipe-tipe data tersebut? Tipe-tipe data tersebut dalam pemrograman disebut variabel. Apa fungsi variabel? Variabel berguna untuk menyimpan suatu nilai tergantung dari apa tipe variabelnya. Jangan bingung dulu, mungkin lain kali akan saya bahas tentang berbagai jenis variabel yang ada di Pascal.

Pascal merupakan bahasa pemrograman terstruktur, artinya Pascal memiliki sintaks yang memungkinkan penulisan program dipecah menjadi fungsi-fungsi kecil yang dapat dipergunakan berulang-ulang. Belum mengerti?

  • Pada definisi pemgrograman terstruktur, apa itu sintaks? Kalau dijelaskan sekarang mungkin akan panjang. Supaya gampang, terstruktur artinya kamu dapat membuat program pada Pascal secara rapi dan efisien dengan menggunakan fungsi-fungsi yang ada.

  • Apa itu fungsi-fungsi kecil? Pada Pascal ada yang namanya Procedure dan Function atau dalam bahasa Indonesia, Prosedur dan Fungsi. Pernah belajar fungsi di Matematika waktu SMP atau SMA? Kira-kira seperti itu cara kerja Fungsi di pemrograman. Fungsi akan menjalankan beberapa perintah dan kemudian mengembalikan nilainya. Prosedur hampir sama dengan Fungsi, hanya saja Prosedur tidak mengembalikan nilai.

  • Apa maksud fungsi-fungsi kecil itu dapat digunakan berulang-ulang? Dengan hanya membuat Prosedur dan Fungsi sekali saja, kamu dapat menggunakan perintah-perintah yang ada dalam Fungsi/Procedure itu kapan saja tanpa menulis ulang perintah-perintahnya.

Kelebihan lainnya adalah Pascal merupakan High Level Programming. Wah, kalo High berarti susah ya? Bukan, dalam tingkatan bahasa pemrograman, semakin dikatakan High maka bahasa itu semakin mudah bahasanya untuk dimengerti manusia. Mungkin lebih tepatnya, Pascal ini Very High Level Programming, karena bahasanya mendekati bahasa Inggris.

Namun, justru karena kemudahannya Pascal menjadi kurang fleksibel dan tidak efektif untuk membuat program-program bisnis dan aplikasi besar. Juga, Pascal tidak seperti bahasa C++ atau Java yang mendukung pemrograman berorientasi objek (Object Oriented Programming: disingkat OOP). Apalagi itu? Tenang hanya sekedar info, tidak perlu bingung. Penjelasannya akan panjang, lain kali, OK.

Tapi, kelemahan yang ada di Pascal tidak menjadi masalah. Memang tujuan awal dibuatnya Pascal bukanlah untuk membuat aplikasi besar, namun Prof. Wirth membuatnya agar para mahasiswanya dapat lebih mudah memahami konsep pemrograman komputer. Berarti, sekarang kamu yang sedang belajar ini adalah muridnya Prof. Wirth :)

Ngomong-ngomong kapan belajar nih?

Tenang sobat, sebenarnya posting ini hanya sebagai pengenalan saja kepada Pascal, karena belajar Pascal tidak bisa melalui full 1 artikel. Karena itu, tutorial Pascal akan dibagi-bagi postingnya. Kalau begitu, lebih baik kita lihat dulu contoh-contoh baris-baris kode Pascal.

Program halo.pas
uses wincrt;

BEGIN
writeln('Halo World!');
readln;
END.
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Hasil Output:

Halo World!

Program countdown.pas
uses wincrt;

var i : integer;

BEGIN
for i := 10 down to 1 do
writeln(i,'. . .');
END.
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Hasil Output:

10. . .
9. . .
8. . .
7. . .
6. . .
5. . .
4. . .
3. . .
2. . .
1. . .

Terlihat mudah? Lebih baik nanti langsung saja dipraktekan (atau sekarang).

Apa saja yang harus di pelajari untuk memahami konsep pemrograman dengan Pascal?

Kita akan mempelajari beberapa hal penting yang umumnya ada di setiap bahasa pemrograman, The Programming Concept.

  • Input dan Output. Pada Pascal kita menggunakan write dan read. Nanti kita akan berkenalan dengan Pascal.
  • Tipe Data dan Variabel. Kamu akan mengenal integer, boolean, dan string.
  • Perulangan. Apa ya perulangan itu? Kamu akan mengenal perintah for dan while.
  • Percabangan. Bukan cabang pohon ya. Kamu akan mengenal perintah if dan case.
  • Subrutin, termasuk di dalamnya tentang Prosedur dan Fungsi.

Paling tidak dengan menguasai kelima hal diatas, kamu sudah 10% menguasai pemrograman.

Bagaimana dengan 90% lagi? Latihan, latihan, dan latihan. Eit, tapi latihan hanya akan menambah 10%.

Lho, kemana 80% lagi? Untuk mencapai 100%, kamu harus membuktikan kemampuan pemrogramanmu dengan cara berkarya dan berkreasi dengan membuat aplikasi-aplikasi berguna. Karena inti dari mempelajari bahasa pemrograman adalah untuk berkreasi dengan bahasa tersebut. Jika tidak, itu sama saja kamu berusaha untuk mendapatkan cat, kanvas, pensil, dan palet yang berkualitas, tapi sayangnyaa hanya untuk kebanggaan saja karena kualitasnya dan tidak menggunakannya untuk membuat lukisan yang berkualitas. Semoga menginspirasi kamu. Tetap semangat belajar!