Rabu, 12 Maret 2014

Pascal - Perulangan dengan For (Langkah 3)

Artikel kali ini akan membahas tentang perintah perulangan menggunakan salah satu cara yaitu menggunakan perintah "for". Sebelumnya, kita flashback dulu ke artikel sebelumnya, Pascal - Apa itu Variabel dan Tipe Data?

Apa saja yang sudah kita pelajari? Pada artikel sebelumnya, kita sudah mengetahui tipe data standar yang umum dalam dunia pemrograman dan sudah mengetahui bagaimana penggunaannya. Integer, Boolean, dan String merupakan tipe data standar. Masih belum tahu? Yuk lihat lagi di artikel Pascal - Apa itu Variabel dan Tipe Data? 

Back to topic, apa yang dimaksud perulangan? Bagaimana cara menggunakannya?Bisakah kamu menebaknya dan membayangkannya?

Yang dimaksud perulangan adalah kumpulan perintah yang dapat menjalankan fungsinya berulang-ulang. Lalu, kapan berhentinya kalau diulang terus? Blok perintah itu akan berhenti saat mencapai kondisi tertentu atau saat kondisi yang dimaksud tidak sesuai, tergantung dari sintaks yang digunakan. Pada artikel ini akan dibahas tentang perulangan dengan menggunakan sintaks for. Kamu tentu sudah mengenal integer, bukan? Karena kita akan menggunakan variabel tipe integer.

Berikut ini contoh potongan dari program yang menggunakan perulangan for.

for i := 1 to 5 do
begin
writeln('Aku hebat!');
writeln('Aku bisa!');
writeln('Aku suka berkarya!'); writeln;
end;

Nah, kamu bisa melihat bagaimana cara penulisan perulangan for. Program itu akan menghasilkan output dari perintah writeln sebanyak 5 kali.

Nah, sekarang kita coba program yang aslinya. Sekaligus untuk memantabkan latihan pada artikel sebelum-sebelumnya, kita sambil flashback.

uses wincrt;

var
j, i : integer;
nama, ulang1, ulang2, ulang3 : string;

BEGIN
j := 5;
writeln('Hai aku Pascal!');
write('Siapa namamu? '); readln(nama);
ulang1 := 'Ayo ' + nama + '!';
ulang2 := 'Kamu pasti bisa!';
ulang3 := 'Terus belajar dan berkreasi!';
writeln('Nama yang bagus. Aku akan selalu mendukungmu.'); writeln;
for i := 1 to j do
begin
writeln(ulang1); delay(250);
writeln(ulang2); delay(250);
writeln(ulang3); writeln; delay(500);
end;
writeln('Perulangan for sudah berhenti....... ');
writeln('Silahkan jalankan program dari awal! ^_^');
readln;
END.
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Hasil Output!

Hai aku Pascal!
Siapa namamu? Admin
Nama yang bagus. Aku akan selalu mendukungmu.

Ayo Admin!
Kamu pasti bisa!
Terus belajar dan berkreasi! (Diulangi 5 kali)

Perulangan for sudah berhenti.......
Silahkan jalankan program dari awal! ^_^

Mari kita bedah program diatas.
  • Mengenai pendeklarasian variabel dan memasukan nilai variabel, lihat di artikel Pascal - Apa Itu Variabel dan Tipe Data?
  • Masalah input dan output, sobat bisa lihat di artikel Langkah Pertama Belajar Pascal.
  • Perulangan for membutuhkan variabel sebagai penghitung ke kondisi tertentu. Pada program diatas, variabel penghitungnya adalah variabel i. Kemudian for i := 1 to j berarti variabel i bernilai awal 1 dan akan bertambah 1 terus sampai sama dengan nilai j yang pada program itu bernilai 5. 
  • Dapat disimpulkan dari penjelasan sebelumnya, bahwa angka 1 itu adalah nilai awal variabel yang bisa kamu ubah sendiri. Variabel j adalah nilai akhirnya dan bisa ditentukan sendiri juga dan tidak harus berupa variabel. Setelah ditentukan nilai awal dan akhir variabel i, nilai i akan terus bertambah 1 hingga mencapai nilai akhir. 
Akan lebih baik jika sobat bereksperimen lebih banyak dengan merubah-rubah struktur atau pola atau nilai pada program di atas.

Nah, itu tadi perulangan for dengan nilai i yang bertambah. Perulangan for bisa juga dibuat dengan nilai i yang akan berkurang, misalnya nilai 10 dan nilai akhir 1. Lihat dan coba sendiri program sederhana di bawah.
uses wincrt;

var i : integer;

BEGIN
writeln('Perulangan for dengan nilai i yang naik!');
for i := 1 to 10 do
begin
writeln('i = ',i,'.....'); delay(100);
end;
writeln;
writeln('Perulangan for dengan nilai i yang turun!');
for i := 10 downto 1 do
begin
writeln('i = ',i,'.....'); delay(100);
end;
writeln;
writeln('Bedanya hanya di "to" dan "downto"!');
readln;
END.

Nah, dengan hanya melihat dan mencoba, apalagi bereksperimen, sudah terlihat apa bedanya. Saya rasa tidak perlu dijelaskan lagi. 

Kita sampai pada akhir dari artikel tentang perulangan for dan seperti biasa, saya punya hadiah program buat sobat. Silahkan dipelajari dan dipraktekan sendiri.

uses wincrt;

var
x, y : integer;

BEGIN
writeln('MAGIC!'); writeln;
for y := 1 to 20 do
begin
for x := 1 to y do
write('*');
delay(100);
writeln;
end;
writeln;
for y:= 20 downto 1 do
begin
for x := y downto 1 do
write('*');
delay(100);
writeln;
end;
writeln('----- YOU MADE IT! ----');
readln;
END.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SALAM ADMIN,

Terima kasih atas kunjungannya. Saya berharap artikel ini sangat berguna bagi anda. Blog Codex-Mania sangat-sangat membutuhkan komentar dan saran dari pengunjung demi meningkatkan kualitas setiap artikel. Blog ini membutuhkan beberapa komentar mengenai:

1. Pewarnaan Teks, blog Codex-Mania mencoba berinovasi untuk membuat artikel yang lebih menarik dengan memberi warna pada bagian-bagian tertentu. Pendapat anda?

2. Gaya Bahasa, blog Codex-Mania berusaha untuk menyajikan artikel dengan bahasa yang mudah luwes dan mudah dipahami. Pendapat anda?

3. Kejelasan Artikel, blog Codex-Mania berusaha untuk memberi tutorial sejelas-jelasnya dengan memberikan penjelasan secara terperinci dan contoh-contoh program. Pendapat anda?

Sekali lagi demi meningkatkan kualitas penulisan, saya sangat mengharapkan komentar dan saran dari anda. Terima kasih.