Sudah tahu apa itu Pascal? Yap, Pascal adalah salah satu bahasa pemrograman. Lebih detail tentang Pascal, lihat di
Pascal - Pemrograman Mudah Untuk Pemula. Posting kali ini lebih fokus untuk membahas apa-apa saja yang akan digunakan dan bagaimana menggunakannya untuk mulai menapak ke dunia pemrograman Pascal. Setelah melihat posting ini, silahkan sobat lihat di posting
Hai Pascal - Langkah Pertama Belajar Pascal. Disitu sobat akan diarahkan mulai darimana belajar Pascal ataupun baru mulai mengenal bahasa pemrograman dengan cara dan
bahasa yang mudah sekali dimengerti.
Apa? Bisa juga untuk yang awam pemrograman? Ya, tentu saja. Pascal diciptakan dengan tujuan untuk mengenalkan konsep pemrograman kepada yang masih awam.
Let's back to topic!
Bagaimana seseorang dapat belajar cara memburu tanpa tahu apa alat yang akan dia gunakan untuk memburu hewan? Oleh karena itu, sebelum memulai Pascal kita harus mengetahui dulu apa yang akan kita gunakan. Supaya komputer dapat mengerti apa yang kita tulis dengan bahasa Pascal, komputer butuh sebuah penterjemah yang disebut compiler. Seperti seorang tukang kayu menggunakan kapak, dalam hal ini kapaknya adalah compiler. Merek kapak berbeda-beda, begitu juga dengan compiler diterbitkan oleh kelompok yang berbeda-beda. Untuk semua tutorial Pascal di blog ini, kita akan menggunakan versi compiler Pascal bernama FreePascal.
Dimana saya bisa dapat FreePascal?
Di toko buku terdekat. Upss! Bukan, silahkan sobat download Free di link ini: (Hanya 41,2 MB)
FreePascal ini berlaku untuk semua platform, baik itu Mac, Linux, atau Windows. Versi untuk 32-bit dan 64-bit juga sama.
Setelah download, jalankan installer Pascal-nya. Install-nya mudah, saya rasa tidak perlu diuraikan cara meng-install FreePascal. Simpan FreePascal dimana saja anda suka, tapi jangan sampai terkena sinar matahari secara langsung *loh.
Menyimpan dan Mendokumentasi Hasil Membuat Program Pascal
Langkah selanjutnya. Cari dan masuk ke folder tempat menyimpan FPC (FreePascal). Kemudian masuk ke folder bin, disitu ada 1 folder lagi, masuk saja. Di dalam folder itu, buat folder baru, beri nama "Program Pascal" (atau apa saja terserah anda). Folder itu berfungsi untuk menyimpan program-program hasil latihan pemrograman Pascal dan program-program hasil eksperimen sobat. Gunanya apa membuat folder baru? Supaya folder bin tidak berantakan dan kamu bisa dengan mudah mencari program yang pernah kamu buat.
Membuat Program Baru dan Menyimpannya
Untuk membuat program baru. Klik menu File, lalu New. Supaya nantinya program baru bisa dijalankan, lebih baik langsung di-save/disimpan dan diberi nama. Untuk menyimpan file, klik menu File, lalu Save atau tekan F2 supaya lebih instan. Di kotak Save, klik folder "Program Pascal", lalu OK. Beri nama program, lalu OK.
Menjalankan Program
Untuk menjalankan program. Klik menu Run, lalu Run atau lebih instan tekan tombol Ctrl dan F9. Bagaimana cara exit secara manual saat program sedang berjalan (running)? Tekan tombol Ctrl dan C. Kamu dapat melihat output (keluaran/tampilan di layar) hasil menjalankan program sebelumya tanpa menjalankan ulang program dengan cara klik menu Debug, lalu klik Output atau bisa juga User screen (Alt + F5).
Copy, Paste, Undo, dan Redo
Perintah itu tidak bisa dijalankan dengan menekan tombol shortcut seperti biasanya. Misal Copy biasanya Ctrl dan C, pada FreePascal yang berlaku adalah Ctrl dan Insert. Paste, tombol Shift dan Insert. Sedangkan, Undo dan Redo tidak memiliki shortcut, hanya bisa digunakan lewat menu edit.
Begitulah hal-hal dasar yang perlu diketahui tentang penggunaan FreePascal. Jika mau meng-uninstall, masuk saja folder FPC, lalu jalankan unins000.exe. Silahkan belajar Pascal dan selamat menikmati dunia pemrograman!
Bagaimana kita tahu jika program error? Dan mengatasinya?
Terjadi kesalahan dalam menulis program adalah hal yang biasa. Kode yang error bukan hal jarang bagi programmer. Pada
FPC, kita dapat mengetahui bahwa ada kesalahan pada baris-baris kode yang kita buat dari pesan error
compiler yang otomatis muncul saat sobat mencoba menjalankan (Run) program yang sudah dibuat.
Pada contoh program diatas. Kenapa pada pesan error, kesalahan diidentifikasi ada pada baris
ke-9, karakter
ke-1, padahal error disebabkan kurangnya titik koma sebagai penutup perintah pada baris
ke-8, karakter
ke-28? Itu karena kesalahan penulisan pada baris
ke-8, karakter
ke-28 mempengaruhi baris selanjutnya, sehingga perintah writeln di baris
ke-9 dianggap sebagai perintah yang tidak sesuai aturan. Pada program diatas, cara
mengatasi error hanya tinggal menambahkan titik koma diakhir baris
ke-8.
Dengan adanya pesan error pada FPC dengan disertasi baris kode mana yang salah sangat memudahkan kita menggunakan FPC. Sekalipun sudah banyak sekali baris kode yang kita buat, kesalahan dapat dengan mudah diperbaiki dengan mengetahui dimana letak kesalahannya.
Baiklah sobat. Alat dan cara menggunakannya sudah tahu. Sekarang tinggal praktek di lapangan. Yuk, lihat posting selanjutnya.
saya tunggu blog lainnya makasih gan sangat mmbantu
BalasHapusMy blog
sangat membantu tugas kulia saya
BalasHapusKetika saya menjalankan program melalui aplikasi yang sudah saya buat, tiba2 program terhenti dan dengan sendirinya tampilan windownya tertutup. apakah itu termasuk dalam eror? jika ya, bagaimana memperbaikinya?
BalasHapusBagaimana dengan pesan error yang tidak keluar?
BalasHapus